Akademik

AKBIL Perkuat Pembelajaran Vokasi melalui Dosen Pemangku

20 August 2026
110 Views

Oleh

Admin

Dipublikasikan

20 August 2026

Kembali

Lombok Utara, 20 Agustus 2026 – Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi melalui pelaksanaan Monitoring dan Approval Laporan Magang Kurikulum pada Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Sektor Publik (MKSP). Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Kurikulum Berbasis Outcome Based Education (OBE) yang menekankan pencapaian kompetensi lulusan melalui pengalaman belajar langsung di dunia kerja.

Melalui sistem monitoring digital yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Akademik (SIDE) AKBIL, seluruh proses magang mahasiswa dapat dipantau secara real time oleh dosen pembimbing, koordinator program studi, serta pihak akademik. Sistem tersebut memungkinkan setiap laporan magang melalui tahapan Draft, Diajukan, hingga Disetujui, sehingga proses evaluasi berlangsung lebih transparan, akuntabel, dan sesuai standar penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Magang Kurikulum sebagai Jantung Pembelajaran OBE

Berbeda dengan model pembelajaran konvensional yang berfokus pada penyampaian materi di kelas, Kurikulum OBE AKBIL menempatkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) sebagai indikator utama keberhasilan pendidikan. Oleh karena itu, magang kurikulum dirancang sebagai mata kuliah terintegrasi yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan teori keuangan publik, akuntansi, pelayanan publik, statistik, dan sistem informasi dalam situasi kerja yang sesungguhnya.

Direktur Akademi Bisnis Lombok, Dr. Syahrir, M.Pd, menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan kebutuhan dunia kerja.

“Outcome Based Education menempatkan kompetensi sebagai tujuan utama pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya dinilai dari kemampuan menjawab soal ujian, tetapi juga dari kemampuannya menyelesaikan persoalan nyata, bekerja dalam tim, mengelola administrasi publik, menyusun laporan keuangan, serta menunjukkan etika dan profesionalisme di tempat magang.”

Menurutnya, monitoring laporan magang menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa setiap aktivitas mahasiswa benar-benar berkontribusi terhadap capaian pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum.

Sistem Monitoring Digital Tingkatkan Akuntabilitas Akademik

Pelaksanaan monitoring dilakukan melalui menu Kelola Data dan Approval Laporan Magang Kurikulum pada Sistem Informasi Akademik AKBIL. Dalam sistem tersebut, dosen pembimbing dapat meninjau laporan yang diunggah mahasiswa, memberikan revisi, melakukan validasi isi laporan, hingga memberikan persetujuan akhir sebelum laporan dinyatakan memenuhi standar akademik.

Setiap mahasiswa diwajibkan mengunggah laporan berdasarkan mata kuliah yang terintegrasi dengan kegiatan magang. Selanjutnya laporan akan memperoleh salah satu dari tiga status berikut:

Draf : Laporan masih dalam tahap penyusunan dan belum diajukan kepada dosen pembimbing.

Diajukan : Mahasiswa telah mengirim laporan untuk direview dan menunggu evaluasi akademik.

Disetujui : Laporan telah memenuhi standar mutu serta dinyatakan sesuai capaian pembelajaran OBE.

Tahapan tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh umpan balik (feedback) secara berkelanjutan sehingga kualitas laporan meningkat sebelum memperoleh persetujuan akhir.

Mahasiswa Belajar Langsung di Instansi Pemerintah dan Lembaga Publik

Sebagai kampus vokasi, AKBIL menjalin kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah dan lembaga publik di Kabupaten Lombok Utara sebagai lokasi pelaksanaan magang. Beberapa mitra strategis yang menjadi tempat belajar mahasiswa antara lain: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Utara;  Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Utara; Kantor Camat Gangga; Kantor Desa Santong; BUMDes Desa Santong; SMAN 1 Gangga.

Instansi tersebut dipilih karena memberikan lingkungan kerja yang relevan dengan kompetensi lulusan Program Studi Manajemen Keuangan Sektor Publik, mulai dari administrasi pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, pelayanan publik, hingga digitalisasi sistem informasi organisasi.

Mahasiswa memperoleh kesempatan terlibat langsung dalam penyusunan dokumen administrasi, pengolahan data statistik, pengarsipan digital, pelayanan masyarakat, penyusunan laporan keuangan lembaga, serta pengembangan sistem informasi yang mendukung tata kelola pemerintahan.

Puluhan Mahasiswa Ikuti Monitoring Laporan Magang

Data monitoring menunjukkan puluhan laporan mahasiswa telah masuk ke sistem dan sedang diproses oleh dosen pembimbing maupun program studi. Beberapa mahasiswa yang telah memperoleh status Disetujui di antaranya Dena Amelia, Resbi Irmayani, Maesarah, Faesal Gibran, Jumadi, Indana Zahratul Auliya, Firdaus Ro’mah, dan Yani Padila Rohma pada berbagai mata kuliah terintegrasi.

Sementara itu, sejumlah mahasiswa lainnya masih berada pada tahap Diajukan maupun Draft, menandakan proses pembimbingan akademik masih berlangsung secara aktif hingga seluruh laporan memenuhi standar yang ditetapkan.

Integrasi Enam Mata Kuliah dalam Satu Program Magang

Salah satu inovasi Kurikulum MKSP AKBIL adalah penerapan Magang Kurikulum Terintegrasi. Dalam model ini, satu lokasi magang mampu mengakomodasi capaian pembelajaran dari beberapa mata kuliah sekaligus sehingga pembelajaran menjadi lebih efisien, kontekstual, dan bermakna.

  1. Statistik I : Analisis data, penyajian informasi, dan pengambilan keputusan berbasis data
  2. Sistem Informasi Manajemen : Pengelolaan administrasi digital dan sistem informasi organisasi.
  3. Sistem Informasi Akuntansi : Pencatatan transaksi, pengolahan data keuangan, dan pelaporan akuntansi
  4. Manajemen Pelayanan Publik : Peningkatan kualitas pelayanan, komunikasi publik, dan tata kelola pemerintahan
  5. Manajemen Keuangan 2 : : Perencanaan anggaran, pengendalian keuangan, dan evaluasi kinerja keuangan.
  6. Praktikum Manajemen Keuangan Lembaga Non Profit : Pengelolaan keuangan organisasi publik dan lembaga sosial secara akuntabel

Seluruh mata kuliah tersebut diintegrasikan ke dalam aktivitas magang sehingga mahasiswa mampu menunjukkan keterkaitan antara teori yang dipelajari di kampus dengan praktik profesional di instansi mitra.

Peran Dosen Pemangku sebagai Mentor Profesional

Ketua Program Studi MKSP menjelaskan bahwa dosen pembimbing magang kurikulum (Dosen Pemangku) tidak hanya bertugas memeriksa laporan, tetapi juga berperan sebagai mentor profesional yang mendampingi mahasiswa selama proses magang berlangsung. Pendampingan dilakukan melalui konsultasi rutin, evaluasi logbook kegiatan, penilaian capaian kompetensi, hingga pemberian rekomendasi perbaikan terhadap laporan.

Dengan pendekatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang bersifat reflektif, di mana setiap aktivitas kerja dianalisis kembali berdasarkan teori, regulasi, dan prinsip manajemen keuangan sektor publik.

Penjaminan Mutu Berbasis Capaian Pembelajaran

Monitoring dan approval laporan magang merupakan bagian dari siklus Penjaminan Mutu Internal AKBIL. Setiap laporan dinilai berdasarkan beberapa indikator utama, antara lain:

  1. Kesesuaian aktivitas magang dengan CPL dan CPMK.
  2. Kualitas analisis terhadap permasalahan di instansi.
  3. Kemampuan menyusun laporan ilmiah dan profesional.
  4. Penerapan etika kerja, disiplin, dan tanggung jawab.
  5. Kemampuan memberikan rekomendasi perbaikan bagi instansi mitra.

Melalui mekanisme tersebut, hasil magang tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga menjadi bukti autentik ketercapaian kompetensi lulusan sesuai standar Outcome Based Education.

Menuju Lulusan Terampil, Akuntabel, dan Unggul

Pelaksanaan Monitoring dan Approval Laporan Magang Kurikulum menegaskan komitmen Akademi Bisnis Lombok dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Sinergi antara kampus, dosen, mahasiswa, dan instansi mitra menjadi fondasi utama dalam menghasilkan lulusan yang memiliki hard skills, soft skills, literasi digital, kemampuan analitis, serta integritas sebagai calon profesional di bidang manajemen keuangan sektor publik.

Sebagai Kampus Vokasi Cluster Pratama, AKBIL optimistis bahwa implementasi Kurikulum OBE melalui magang terintegrasi akan mempercepat terwujudnya visi “Menciptakan Tenaga Terampil Manajemen yang Akuntabel dan Unggul Tahun 2035”, sekaligus melahirkan generasi vokasi yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya dari Akademik

Akademik

11 September 2026

Direktur AKBIL Gandeng Dosen Tulis Buku Nasional, Hadirkan Perspektif Baru tentang Mutu, Evaluasi, dan Literasi Pendidikan

Lombok Utara — Direktur Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) bersama dosen menghadirkan karya akademik dalam bentuk buku ...

Baca Selengkapnya →
Akademik

20 August 2026

AKBIL Unggul di Masa Depan: Luncurkan Kalender Tridharma 2026/2027 untuk Wujudkan Kampus Vokasi Berkualitas

Lombok Utara – Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) secara resmi menetapkan Kalender Tridharma Tahun Akademik 2026/2027 s...

Baca Selengkapnya →
Akademik

13 August 2026

Mahasiswa Doktoral Politeknik Negeri Bali melaksanakan Kegiatan FGD di AKBIL

Lombok Utara, - Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) responsif dan mengapresiasi upaya penyelesaian studi doktoral oleh Ah...

Baca Selengkapnya →