Lombok Utara, - Akademi Bisnis Lombok (AKBIL) responsif dan mengapresiasi upaya penyelesaian studi doktoral oleh Ahmad, S.Pd., M.Tr.Par., sekaligus dosen tetap AKBIL melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan sebagai bagian dari penelitian disertasi pada Program Doktor Bisnis Terapan Pariwisata Politeknik Negeri Bali, Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kampus AKBIL. Kamis, 13/08/2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pengembangan Sumber Daya Manusia Berbasis Management Kontekstual untuk Membangun Tempat Kerja Inklusif Industri Perhotelan di Lombok.” Diskusi difokuskan pada pendalaman materi penelitian, implementasi manajemen kontekstual, tantangan inklusivitas SDM lokal, serta validasi model yang dikembangkan dalam penelitian disertasi.
Ahmad mengatakan, FGD diperlukan untuk memperoleh perspektif praktis dari peserta sekaligus memastikan model penelitian memiliki relevansi dengan kondisi nyata industri perhotelan di Lombok.
“FGD ini merupakan bagian dari proses penyelesaian disertasi. Masukan dari peserta sangat penting untuk memperkaya perspektif praktis, memperdalam data penelitian, dan memastikan model yang dikembangkan relevan dengan kondisi industri perhotelan di Lombok,” ujarnya.
Direktur AKBIL, Assoc. Prof. Dr. Syahrir, M.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai penelitian yang dilakukan dosen tidak hanya penting untuk penyelesaian studi, tetapi juga dapat memperkuat budaya akademik dan penelitian di lingkungan perguruan tinggi.
“Kami memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan ini. Sebagai dosen tetap AKBIL, proses penelitian dan penyelesaian studi doktoral Ahmad menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik sekaligus budaya penelitian di institusi,” katanya.
Menurut Syahrir, kajian mengenai pengembangan SDM dan tempat kerja inklusif memiliki relevansi dengan perkembangan industri pariwisata di Lombok. Karena itu, ia berharap penelitian tersebut dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus manfaat bagi pengembangan sumber daya manusia dan industri perhotelan.
FGD tersebut diharapkan menghasilkan masukan substantif bagi penyempurnaan penelitian, khususnya dalam merumuskan model pengembangan SDM berbasis manajemen kontekstual yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik industri perhotelan di Lombok.